LUMAJANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang melaksanakan pendampingan tata cara shalat bagi santri Pondok MBS Al-Fajr, Denok, Lumajang, pada Kamis (23/7/2026). Program ini bertujuan memperkuat pemahaman santri mengenai tata cara salat yang benar sesuai tuntunan syariat Islam, baik dari aspek bacaan maupun gerakan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan keagamaan yang dilaksanakan di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Arifatul Ma'ani, M.Pd.I. Melalui pendampingan ini, mahasiswa berupaya membantu santri meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap rukun, syarat, sunah, serta adab dalam melaksanakan salat.
Pembelajaran diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga kualitas salat sebagai fondasi pembentukan karakter seorang muslim. Selanjutnya, mahasiswa memberikan contoh gerakan dan bacaan salat secara bertahap sebelum santri mempraktikkannya secara langsung. Setiap gerakan dan bacaan diamati, kemudian diberikan koreksi apabila masih terdapat kekeliruan agar santri memahami tata cara salat dengan lebih tepat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga berkolaborasi dengan para ustaz dan ustazah yang turut mendampingi praktik salat. Pendampingan dilakukan secara bergiliran sehingga setiap santri memperoleh perhatian dan bimbingan secara optimal.
Selama kegiatan berlangsung, para santri mengikuti pembelajaran dengan antusias. Mereka aktif mempraktikkan setiap gerakan salat, memperbaiki bacaan sesuai arahan pendamping, serta menunjukkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah. Pendekatan praktik secara langsung dinilai membantu santri lebih mudah memahami materi dibandingkan hanya melalui penjelasan teori.
Salah seorang ustaz di Pondok MBS Al-Fajr mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendukung pembinaan ibadah santri.
"Kehadiran mahasiswa KKN memberikan semangat baru bagi santri dalam belajar. Pendampingan secara langsung membantu mereka memahami gerakan dan bacaan salat dengan lebih baik, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif," ujarnya.
Bagi mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran di luar kampus melalui pengabdian kepada masyarakat. Selain mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mahasiswa juga belajar membangun komunikasi edukatif serta mendampingi peserta didik sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui program ini, mahasiswa berharap kesadaran dan kedisiplinan santri dalam melaksanakan salat semakin meningkat. Pendampingan yang dilakukan diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang tidak hanya memahami tata cara salat sesuai tuntunan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan salat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Jurnalis Fayyad Hamdan